Selamat Datang di Website Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Serang

Disporapar Dukung dan Siap Kembangkan Wisata Ziarah

masjid bersejarah

Disporapar Dukung dan Siap Kembangkan Wisata Ziarah

SERANG – Kabupaten Serang tidak hanya kaya wisata alam yang meliputi pantai di kawasan Anyer atau curug di kawasan Padarincang, namun juga wisata ziarah. Daerah lokasi wisata ziarah di Kabupaten Serang antara lain terdapat di Tirtayasa yakni makan Sultan Ageng Tirtayasa, Tanara dengan makam Sultan Pangeran Sunyararas dan patilsan Syekh Nawawi, Situs Patapan di Kibin, dan Gunung Santri di Bojonegara.

Pada kunjungan program Sistem Informasi Pariwisata Kabupaten Serang atau Sipakaser, Suminta selaku Kepala Bidang Pemasaran dan Kemitraan Jasa Usaha Pariwisata, Marisca Theresia selaku Kasi Promosi Pariwisata, dan M Luthfie Yonas selaku Humas Disporapar Kabupaten Serang, sangat antusias untuk mengekpos wisata ziarah yang ada di Kabupaten Serang. Saat mengunjungi makam Sultan Ageng Tirtayasa di Jalan SA Tirtayasa, Serang, Banten, Mukhtar Anam, Wakil Ketua Pengelola Makam Sultan Ageng Tirtayasa menjelaskan, makam ini sudah dikelola sejak zaman kakek buyutnya. “Saya ini generasi keempat. Untuk sekarang ini alhamudlilah Pemerintah sangat peduli. Dulu gedung (makam-red) hasil swadaya dari orangtua saya. Yang datang ke sini bukan cuma Idnonesia, bahkan dari Belanda dan Amerika,” terangnya.

Ini dibenarkan Jahidi Umar, Ketua pengelola. “Bahkan dari Jepang dan India juga ke sini. Intinya orang datang ke sini untuk berziarah, kebanyakan muslim. Kalau nonmuslim, datang kesini untuk mendoakan. Karena yang dimakamkan di sini adalah orang mulia,” terang Jahidi. Makam ini terbuka 24 jam bagi yang ingin berziarah. Puncak keramaian, pada hari Minggu dan Malam Jumat.

Tak jauh dari lokasi makam, terdapat lapangan cukup luas. Menurut Ahmad Toyibat, pengelola museum Kantor Balai Pelestarian Cagar Budaya Banten tepat di sisi makam, adalah sisa reruntuhan Keraton Tirtayasa yang sekarang menjadi pemakaman umum. “Sultan Abdul Fatah ini Sultan Banten ke-6, dulu pusat pemerintahan di Keraton Surosowan, Banten Lama. Namun Dialihkan ke Tirtyasa. Karena itulah digelari Sultan Ageng Tirtayasa. Di museum ini ada porselain dari Dinasit Ching dan Ming, koin Banten dan asing, peti pakaian, semacam bata tembok Keraton Tirtayasa, dan kitab Fathul mubin, serta guci dari Dinasti Yuan abad 14,” terangnya.

Sementara jika mengunjungi Situs Patapan, di Desa Nagara, Kecamatan Kibin, terdapat bebatuan yang menurut Hasan Basri, pengelola, peninggalan zaman megalitikum. “Patapan berasal dari kata tapa. Ada meja tempat pemujaan, juga tempat bertapa. Konon ada kaitannya dengan para wali berkumpul dan bertemu di situs patapan. Yang berkunjung ke sini untuk ziarah, karena di sini dipercaya sebagai patilasan orang mulia,” jelas Hasan.

Destinasi wisata religi lain di Tanara dan Gunung Santri, lebih tersohor karena banyak dikenal para wisatawan lokal maupun nusantara. Makam Sultan Pangeran Sunyararas yang terletak di Kasenden, Tanara, memiliki daya pikat karena Sultan Pangeran Sunyararas adalah putra ke-4 dari Sultan Hasanudin Al-Bantani. Ia merupakan putera dari raja pertama Maulana Hasanudin dengan putri raja Demak, Ratu Ayu Kirana (putra Pangeran Trenggono). Tak jauh dari sana, terdapat patilasan Syekh Nawasi. Di hari besar agama Islam, pengunjung yang datang banyak dari daerah luar Banten, bisa sampai puluhan ribu untuk berziarah.

Sedangkan Gunung Santri merupakan salah satu bukit dan nama kampung di Desa Bojonegara, Kecamatan Bojonegara Kabupaten Serang. Letak gunung santri berada ditengah dikelilingi gugusan gunung-gunung yang memanjang dimulai dari pantai dan berakhir pada gunung induk yaitu gunung gede.

Di puncak gunung santri terdapat makan seorang wali yaitu Syekh Muhammad Sholeh, jarak tempuh dari kaki bukit menuju puncak bejarak 500 M hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki. Lokasi ini ramai dikunjungi karena dianggap memiliki karomah. (dila-zetizen/zee)

Ditulis pada : Januari 4th, 2018 | Penulis : admin | Kategori : Berita Kepariwisataan, Berita Seputar Disporapar

Berita Terkait

Sabtu, 22 September 2018

Pencarian Berita

 FORMULIR KANG NONG 2018

 Annual Culture Festival

 Polls

Bagaimana tampilan website ini?

View Results

Loading ... Loading ...

Galeri Foto

Mari Berlibur ke Serang

 
Copyright © 2014 - 2018 | Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Serang
Tampilan website ini baik dilihat menggunakan Mozilla Firefox dengan resolusi minimal 1280 x 768 pixel.